Anda perlu waspada apabila terbiasa mengonsumsi nasi putih.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sedikitnya 5 porsi nasi putih
dalam seminggu berakibat pada peningkatan resiko diabetes tipe 2. Sebaliknya, resiko diabetes
tipe 2 dapat ditekan dengan mengganti beras Anda dengan beras merah.
Konsumsi nasi merah sebanyak 2 porsi atau lebih dalam seminggu dapat
menurunkan resiko diabetes tipe 2. Selain itu, substitusi
sepertiga porsi nasi putih dengan nasi merah pun dapat menurunkan resiko
diabetes tipe 2 sebesar 16%.
Nasi merah baik untuk penderita diabetes karena
memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih. Hal
ini dikarenakan kandungan seratnya yang tinggi. Beras biasa mengalami
proses penggilingan yang menyebabkan hilangnya sebagian besar serat
serta vitamin dan mineral. Padahal, serat dapat memperlambat masuknya
glukosa ke dalam darah. Karena kandungan seratnya yang tinggi itulah
nasi merah tidak meningkatkan gula darah secara drastis1. Selain unggul
dalam kandungan serat, nasi merah pun memiliki kandungan vitamin dan
mineral yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Sebagai contoh, beras
merah kaya akan vitamin B, magnesium, dan zat besi yang diperlukan
tubuh.
Terjadinya Penumpukan Makanan Dalam Tubuh
Terlalu banyak makan makanan yang berkalori dan berprotein tinggi dan tidak diimbangi gerak badan yang cukup dapat menyebabkan terjadinya penumpukan sari makanan dan lemak di dalam tubuh.
Apabila penumpukan tersebut terlalu sering dan lama, akan menimbulkan persediaan kalori di dalam tubuh berlebih dan ini membuat efek negatif bagi kesehatan tubuh. Seperti badan menjadi gemuk, suka timbul perentol-perentol di dalam kulit hingga sakit gula yang diakibatkan terlalu banyak zat gula atau glukosa di dalam darah.
Glukogen dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Kelenjar pankreas terdiri dari sel-sel alfa dan sel-sel beta. Sel alfa menghasilkan glukogen sedangkan sel beta memproduksi hormon insulin yang bekerja mempengaruhi proses metabolisme glukogen menjadi gula.
Beras merah adalah sejenis bahan makanan kesehatan alamiah yang baik. Bahan makanan ini perlu digalakkan dan diperluas penggunannya. Patut dilakukan pengamatan dan pengkajian lebih lanjut dalam kegunannya.
Beras Merah Sebagai Sumber Antioksidan
Sebagai salah satu bahan makanan unggulan, beras merah ternyata juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab berbagai penyakit berbahaya berasal dari lingkungan, tubuh kita sendiri, dan tentu makanan. Cara untuk mengatasinya tentu dengan mengonsumsi lebih antioksidan. Dengan adanya antioksidan sebagai salah zat dengan nilai lebih juga tentu menjadikan manfaat beras merah semakin besar. Salah satu kandungan antioksidan yang dimiliki adalah antosianin. Antosianin adalah pigmen merah yang terkandung pada perikarp dan lapisan kulit beras. Antosianin dapat mencegah penyakit seperti kanker, diabetes mellitus, dan stroke.
Beras Merah Bermanfaat Sebagai Sumber Magnesium
Salah satu mineral yang dikandung adalah magnesium. Magnesium memiliki kemampuan untuk menurunkan keakutan dari asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migrain, dan menurunkan risiko terjadinya penyakti jantung. Selain itu magnesium yang dikandung oleh beras merah mampu menjaga kesehatan tulang kita. Dengan begitu banyaknya manfaat dari magnesium tentu semakin meningkatkan manfaat beras merah juga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar